بسم الله الرحمن الرحيم..... 💥PARA MUNAFIK MENJADIKAN AGAMA SEBAGAI OLOK-OLOK,MENGHINA,MERENDAHKAN,MEREMEHKAN ALLAH,AYAT-NYA ATAUPUN RASUL-NYA.ALLAH BERFIRMAN, وَلَىِٕنْ سَاَلْتَهُمْ لَيَقُوْلُنَّ اِنَّمَا كُنَّا نَخُوْضُ وَنَلْعَبُۗ قُلْ اَبِاللّٰهِ وَاٰيٰتِهٖ وَرَسُوْلِهٖ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِءُوْنَDan jika kamu tanyakan kepada mereka, niscaya mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah, “Mengapa kepada Allah, dan ayat-ayat-Nya serta Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”لَا تَعْتَذِرُوْا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ اِيْمَانِكُمْ ۗ اِنْ نَّعْفُ عَنْ طَاۤىِٕفَةٍ مِّنْكُمْ نُعَذِّبْ طَاۤىِٕفَةً ۢ بِاَنَّهُمْ كَانُوْا مُجْرِمِيْنَ ࣖTidak perlu kamu meminta maaf, karena kamu telah kafir setelah beriman. Jika Kami memaafkan sebagian dari kamu (karena telah tobat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang (selalu) berbuat dosa.( QS At Taubah : 65, 66 )الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ ۚOrang-orang munafik laki-laki dan perempuan; sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang melakukan perbuatan yang ma'ruf dan mereka berpegangan tangan (bakhil, tidak mau menginfakkan harta di jalan-Nya). (QS At-Taubah :67 )PARA MUNAFIK ITU PENIPU,MENIPU DIRI MEREKA SENDIRI SAJA MEREKA MERASA SENANG,APALAGI MENIPU YANG LAINNYA اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْۚ وَاِذَا قَامُوْٓا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوْا كُسَالٰىۙ يُرَاۤءُوْنَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيْلًاۖSesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.( QS An Nisaa : 42 )Orang orang seperti Abdullah bin salul yang benci terhadap aturan/hukum islam, mereka itu munafik, dan munafik itu KAFIR kepada Allah.وَلَا تُصَلِّ عَلٰٓى اَحَدٍ مِّنْهُمْ مَّاتَ اَبَدًا وَّلَا تَقُمْ عَلٰى قَبْرِهٖۗ اِنَّهُمْ كَفَرُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَمَاتُوْا وَهُمْ فٰسِقُوْنَDan janganlah engkau (Muhammad) melaksanakan salat untuk seseorang yang mati di antara mereka (orang-orang munafik), selama-lamanya dan janganlah engkau berdiri (mendoakan) di atas kuburnya. 👉Sesungguhnya mereka KAFIR kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik.( QS At Taubah:84 )Jumhur ulama sering menggunakan istilah zindiq untuk orang munafik.والزندقة عند جمهور الفقهاء إظهار الإسلام وإبطان الكفر، فالزنديق هو من يظهر الإسلام ويبطن الكفر، قال الدسوقي: وهو المسمى في الصدر الأول منافقاً، ويسميه الفقهاء زنديقاً.“Az-zandaqah menurut jumhur fuqaha adalah perbuatan menampakkan keislaman namun menyembunyikan kekufuran. Maka zindiq adalah orang yang menampakkan keislaman dan menyembunyikan kekufuran. Ad-Dasuqi mengatakan: orang seperti ini disebut oleh para ulama terdahulu sebagai munafik, sedangkan oleh para fuqaha disebut sebagai zindiq.(Mausuah Fiqhiyyah Kuwaitiyah, 25/48).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

بسم الله الرحمن الرحيم..... ISTIDRAJ adalah suatu jebakan berupa kenikmatan kelapangan rezeki padahal penerimanya dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Allah padahal sudah sering diingatkan.Jadi, ketika Allah membiarkan kita :1. Sengaja meninggalkan shalat.2. Sengaja meninggalkan puasa.3. Tidak ada perasaan berdosa ketika bermaksiat dan membuka aurat.4. Berat untuk bershadaqah.5. Merasa bangga dengan apa yang dimiliki.6. Mengabaikan semua atau mungkin sebagian perintah Allah.7. Menganggap enteng perintah- perintah Allah.8. Merasa umurnya panjang dan menunda-nunda taubat.9. Tidak mau menuntut ilmu syar’I.10. Lupa akan kematian.Tetapi Allah tetap memberikan kita :1. Harta yang berlimpah.2. Kesenangan terus menerus.3. Dikagumi dan dipuja puji banyak orang.4. Tidak pernah diberikan sakit.5. Tidak pernah diberikan musibah.6. Hidupnya aman-aman saja.Hati-hati karena semuanya itu adalah ISTIDRAJ.Ini merupakan bentuk kesengajaan dan pembiaran yang dilakukan Allah pada hambaNya yang sengaja berpaling dari perintah-perintah Allah, Allah menunda segala bentuk azabNya.Allah membiarkan hamba tersebut semakin lalai dan semakin diperbudak dunia, Allah membuatnya lupa pada kematian.Jangan dulu merasa aman, nyaman, tentram dengan hidup kita saat ini, seolah hidup kita penuh berkah dari Allah, lihat diri kita.Bila semua kesenangan yang Allah titipkan tapi justru membuat kita semakin jauh dari Allah dan melupakan segala perintah-perintahNya bersiaplah utk menantikan konsekuensinya, karena janji Allah itu Maha Benar.فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍۗ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَMaka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (QS. Al-An'am: 44)Semoga bermanfaat( Hafiz abu AdamGhazy)