بسم الله الرحمن الرحيم..... 📝GEMPA DAN TSUNAMI (MEGATRUSH YANG DIKHAWATIRKAN) DIPICU AKIBAT DOSA-DOSA MANUSIA BUKAN SEKEDAR FENOMENA ALAMAllah Ta’ala berfirman,ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (Ar-Rum: 41).👤Ka'ab radhiyallahu'anhu mengatakan,"Sesungguhnya bumi itu hanya akan berguncang apabila dilakukan berbagai kemaksiatan di atasnya." (Al Jawabul Kafi 73)Pernah terjadi gempa di kota Madinah di zaman Umar bin Khatab, maka Umar berceramah kepada kaum muslimin,“Wahai manusia, apa yang kalian lakukan? Betapa cepatnya maksiat yang kalian lakukan. Jika terjadi gempa bumi lagi, kalian tidak akan menemuiku lagi di Madinah.”Diceritakan oleh Ibn Abi Dunya dari Anas bin Malik, bahwa beliau bersama seorang lelaki lainnya pernah menemui Aisyah.Lelaki ini bertanya, “Wahai Ummul Mukminin, jelaskan kepada kami tentang fenomena gempa bumi!” Aisyah menjawab,إذا استباحوا الزنا ، وشربوا الخمور ، وضربوا بالمعازف ، غار الله عز وجل في سمائه ، فقال للأرض : تزلزلي بهم ، فإن تابوا ونزعوا ، وإلا أهدمها عليهم“Jika mereka sudah membiarkan zina, minum khamar, BERMAIN MUSIK, maka Allah yang ada DI ATAS akan CEMBURU.Kemudian Allah perintahkan kepada bumi: ‘BERGUNCANGLAH, jika mereka bertaubat dan meninggalkan maksiat, BERHENTILAH.Jika tidak, HANCURKAN mereka’.”Orang ini bertanya lagi,“Wahai Ummul Mukminin, apakah itu siksa untuk mereka?”Beliau menjawab,بل موعظة ورحمة للمؤمنين ، ونكالاً وعذاباً وسخطاً على الكافرين ..“Itu adalah PERINGATAN dan RAHMAT bagi kaum mukminin, serta HUKUMAN, adzab, dan murka untuk orang kafir.” (Al-Jawab Al-Kafi, Hal. 87–88)Diriwayatkan dari Sahl bin sa'ad bahwasanya Rasulullah shalallahu'alaihi wassalam bersabda yang artinya,“Tidaklah dekat akhir zaman kecuali (akan) banyaknya tanah longsor (gempa bumi) , kerusuhan dan perubahan muka " . Ada yg bertanya , " kapankah itu terjadi ?" . Beliau bersabda ," ketika merajalelanya bunyi bunyian (musik) dan biduan wanita” (Lihat Shahih Al Jamie' ash shagir juz 3 no 3559. Al albany) . Dari pernyataan Umar, beliau memahami bahwa penyebab terjadinya gempa di Madinah adalah perbuatan maksiat yang dilakukan masyarakat yang tinggal di Madinah.Pernyataan ini disampaikan kepada para sahabat dan mereka tidak mengingkarinya. Ini menunjukkan bahwa mereka sepakat dengan pemahaman Umar radhiallahu ‘anhu.Gempa Bumi Ini Terjadi Agar Manusia Meninggalkan Kemaksiatan Dan Kembali Kepada Allah👤Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa gempa bumi ini terjadi agar manusia meninggalkan kemaksiatan dan kembali kepada Allah, beliau berkata,ﺃﺫﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻟﻬﺎ ﻓﻲ ﺍﻷﺣﻴﺎﻥ ﺑﺎﻟﺘﻨﻔﺲ ﻓﺘﺤﺪﺙ ﻓﻴﻬﺎ ﺍﻟﺰﻻﺯﻝ ﺍﻟﻌﻈﺎﻡ ﻓﻴﺤﺪﺙ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﻟﻌﺒﺎﺩﻩ ﺍﻟﺨﻮﻑ ﻭﺍﻟﺨﺸﻴﺔ ﻭﺍﻹﻧﺎﺑﺔ ﻭﺍﻹﻗﻼﻉ ﻋﻦ ﻣﻌﺎﺻﻴﻪ ﻭﺍﻟﺘﻀﺮﻉ ﺇﻟﻴﻪ ﻭﺍﻟﻨﺪﻡ“Allah –Subhanah- terkadang mengizinkan bumi untuk bernafas maka terjadilah gempa bumi yang dasyat, sehingga hamba-hamba Allah ketakutan dan mau kembali kepada-Nya, meninggalkan kemaksiatan dan merendahkan diri kepada Allah dan menyesal” (Miftah Daris Sa’adah 1/221).👤Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan,” الواجب عند الزلازل وغيرها من الآيات والكسوف والرياح الشديدة والفياضانات البدار بالتوبة إلى الله سبحانه , والضراعة إليه وسؤاله العافية , والإكثار من ذكره واستغفاره“Kewajiban ketika terjadi gempa bumi dan lainnya semisal gerhana, angin kuat, banjir, yaitu menyegerakan taubat, merendahkan diri kepada-Nya, meminta afiyah/keselamatan, memperbanyak dzikir dan ISTIHGFAR” (Majmu’ Fatawa)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

بسم الله الرحمن الرحيم..... ISTIDRAJ adalah suatu jebakan berupa kenikmatan kelapangan rezeki padahal penerimanya dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Allah padahal sudah sering diingatkan.Jadi, ketika Allah membiarkan kita :1. Sengaja meninggalkan shalat.2. Sengaja meninggalkan puasa.3. Tidak ada perasaan berdosa ketika bermaksiat dan membuka aurat.4. Berat untuk bershadaqah.5. Merasa bangga dengan apa yang dimiliki.6. Mengabaikan semua atau mungkin sebagian perintah Allah.7. Menganggap enteng perintah- perintah Allah.8. Merasa umurnya panjang dan menunda-nunda taubat.9. Tidak mau menuntut ilmu syar’I.10. Lupa akan kematian.Tetapi Allah tetap memberikan kita :1. Harta yang berlimpah.2. Kesenangan terus menerus.3. Dikagumi dan dipuja puji banyak orang.4. Tidak pernah diberikan sakit.5. Tidak pernah diberikan musibah.6. Hidupnya aman-aman saja.Hati-hati karena semuanya itu adalah ISTIDRAJ.Ini merupakan bentuk kesengajaan dan pembiaran yang dilakukan Allah pada hambaNya yang sengaja berpaling dari perintah-perintah Allah, Allah menunda segala bentuk azabNya.Allah membiarkan hamba tersebut semakin lalai dan semakin diperbudak dunia, Allah membuatnya lupa pada kematian.Jangan dulu merasa aman, nyaman, tentram dengan hidup kita saat ini, seolah hidup kita penuh berkah dari Allah, lihat diri kita.Bila semua kesenangan yang Allah titipkan tapi justru membuat kita semakin jauh dari Allah dan melupakan segala perintah-perintahNya bersiaplah utk menantikan konsekuensinya, karena janji Allah itu Maha Benar.فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍۗ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَMaka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (QS. Al-An'am: 44)Semoga bermanfaat( Hafiz abu AdamGhazy)