بسم الله الرحمن الرحيم..... *** 𝕄𝕖𝕟𝕘𝕒𝕡𝕒 𝕄𝕖𝕣𝕖𝕜𝕒 𝕄𝕖𝕟𝕪𝕖𝕣𝕒𝕟𝕘 𝔻𝕒𝕜𝕨𝕒𝕙 𝕊𝕪𝕒𝕚𝕜𝕙 𝕄𝕦𝕙𝕒𝕞𝕞𝕒𝕕 𝕓𝕚𝕟 𝔸𝕓𝕕𝕦𝕝 𝕎𝕒𝕙𝕙𝕒𝕓.....??? ***Antara salaf dan salafy Murjiah*•Saudara/i ku, jika kita meneliti kitab-kitab dan tulisan-tulisan yang menyerang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan dakwahnya, maka kita bisa mendapatkan fakta bahwa mereka berasal dari kelompok :1. Syi'ah2. Sufi3. Kaum sekular-liberalis4. Orang-orang k4fir5. Para Ulama' suu' yang memandang kebenaran sebagai kebatilan dan kebatilan sebagai kebenaran, dan yang lainnya. 6.Salafy Murjiah Munafikin yang mengaku salaf tapi mereka berpihak kepada thogut dan mereka menjadi pembela thogut dalam dalam menegakkan hukum buatan manusia •👉 Kelompok Syi'ah melancarkan serangan kepada dakwah Syaikh Ibnu Abdul Wahhab, karena Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab telah membantah, membongkar, kebusukkan, kebobrokan dan kesesatan Syi'ah melalui kitab-kitabnya dan tulisan-tulisannya.Melalui Risalah fi Ar-Radd ala Ar-Rafidhah (Risalah untuk Membantah Syi'ah Rafidhah), Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab membantah sejumlah prinsip dan ajaran Syi'ah melalui argumentasi singkat dan dalil-dalil yang meyakinkan. Belum lagi kemarahan mereka semakin menghebat, karena para ksatria dakwah Tauhid telah menghancurkan bangunan kubah di atas kuburan Husain bin Ali bin Abi Thalib di Karbala. Semua ini mendorong mereka untuk memusuhi dakwah Tauhid, dan menebarkan kedusta'an-kedusta'an tentangnya.👉 Demikian pula dengan golongan Sufi yang melakukan hal-hal bid'ah dalam agama. Prinsip-prinsip kelompok Tasawuf banyak bertentangan dengan ajaran Islam sesuai pemahaman Rasulullah dan para sahabat beliau. Sehingga Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab beserta para muridnya merasa perlu untuk meluruskan pemikiran kelompok Sufi dengan hujjah-hujjah yang gamblang dan tegas. Satu persatu syubhat dan kerancuan kaum Sufi pun terbantahkan. Seluruh bid'ah dan amalan-amalan keagama'an yang bernuansa kesyirikan dan bertentangan dengan Sunnah Rasulullah lambat-laun menghilang dari bumi Najed dan Hijaz. Tak pelak lagi, hal tersebut membuat murka kalangan Sufi, sehingga pengikut mereka semakin susut. Kemudian mereka menghalalkan segala cara untuk membendung dakwah Tauhid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.👉 Sementara orang-orang sekular dan liberalis --serta orang-orang yang mengaku reformis-moderat-- sengaja menyerang dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab demi mempreteli prinsip-prinsip syari'at Islam, berlepas diri darinya, serta memarjinalkan Islam dari sendi-sendi kehidupan masyarakat demi kepuasan hedonistik dan kehidupan permisif. Ditambah lagi pihak-pihak yang mencoba untuk memprovokasi orang-orang agar menyerang dakwah Tauhid, dikarenakan prinsip-prinsip dakwahnya --semisal jihad fi sabilillah dan al-wala' wa al-barra' (loyalitas dan anti-loyalitas dalam Islam)-- menghalangi syahwat kedunia'an mereka. Sehingga mereka, misalnya, terhalang untuk bisa bermesra'an dengan orang-orang kafir dan terhalang meraup keuntungan materialistik. Tujuan para pengusung akal adalah kehidupan dunia; makan enak, tidur nyenyak, dan harta banyak, meskipun harus mengorbankan prinsip-prinsip aqidah dan hukum-hukum syari'at.👉 Adapun permusuhan Barat kepada dakwah yang diusung Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab sudah jauh lebih lama menyeruak, sejak dakwah penuh keberkahan ini muncul. Jalal Abu Alrub, dalam Biography and Mission of Muhammad Ibn 'Abdul Wahhâb, menyebutkan bahwa Inggris merupakan negara barat pertama yang cukup interest menggelari dakwah ini dengan "Wahhabisme", alasannya karena dakwah ini mencapai wilayah koloni Inggris yang paling berharga, yaitu India. Banyak Ulama' di India yang memeluk dan menyokong dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.•Saudara/i ku, dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab merupakan dakwah pembaharuan terhadap agama umat manusia. Pembaharuan, dari SYIRIK menuju TAUHID dan dari BID'AH menuju AS-SUNNAH. Demikianlah misi para pembaharu sejati dari masa ke masa, yang menapak titian jalan Rasulullaah shallallahu 'alaihi wasallam dan para shahabatnya. Fenomena ini membuat gelisah musuh-musuh Islam, sehingga berbagai macam cara pun ditempuh demi hancurnya dakwah Tauhid yang diemban Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para pengikutnya.Bahkan musuh-musuh itu tidak segan-segan memberikan stigma negatif-ofensif kepada dakwah yang mengajak manusia untuk bertauhid secara lurus dan purfikatif itu. Mereka mencap para pengikut dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang tumbuh-besar di Nejed itu sebagai teroris, ekstremis, radikalis, kelompok eksklusif, dan sederet terminologi buruk lainnya. Mereka mengistilahkan "Wahhabi" untuk setiap pengikut dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Para pengikut dakwah Tauhid disebut sebagai orang-orang yang melanggar tradisi dan kepercaya'an, sekalipun kepercaya'an-kepercaya'an mereka itu rusak, bertentangan dengan Al-Qur'an Al-Karim dan hadits-hadits shahih.Fitnah, tuduhan dusta, isu negatif dan sejenisnya menjadi sejoli bagi julukan "Wahhabi". Tak ayal, yang lahir adalah citra buruk dan keji tentang dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, yang tak sesuai dengan realitanya. Sehingga istilah Wahhabi nyaris menjadi momok dan monster yang mengerikan bagi umat. Fenomena timpang ini, menuntut kaum muslimin untuk jeli dalam menerima informasi. Terlebih ketika narasumbernya adalah orang Syi'ah, orang k4fir, munafik, atau para pelaku bid'ah.*Antara salaf dan salafy Murjiah**Salaf itu = Nabi beserta sahabat , Tabi' in , dan Tabi' uutabi' in**Salafi = penisbatan orang yg mengikuti salaf dalam beragama*👉 Kelompok Salafi murjiah melancarkan serangan kepada mujahidin menuduh Khawarij dan teroris begitulah fitnah mereka sangkin membencinya kerna mujahidin mau berjuang menegakkan hukum ALLAAHﷻ. Ustadz salafy Murjiah adalah kaki tangan rezim untuk merusak umat islam dgn memutar balikkan ayat ayat Quran dan hadist tentang kepemimpinankepemimpinan.Salafi Murjiah adalah Anshor thogut yang mengangkat pemimpin yang tidak berhukum dgn hukum ALLAAHﷻ mereka memusuhi uat islam yg berjuang mau menegakkan hukum ALLAAHﷻhttps://t.me/+PrbCVpfkgI00OWM9Sesungguhnya para Salaf itu kufur kepada thogut dan beriman hanya kepada ALLAAHﷻ dan menerapkan hukum ALLAAHﷻ dan mencampakkan hukum buatan manusia dan tidak mengangkat thogut sebagai Ulil amrinya itulah yang asli salaf. Dan salafy Murjiah memusuhi setiap umat Islam yang mau berjuang menegakkan hukum ALLAAHﷻ dgn memfitnah sebaga ikhawarij dan teroris sungguh fitnah mereka sangatlah kejam dan sadis kepada umat Islam..*Salaf sudah pasti benar**mereka itulah para Nabi, yg telah dberi petunjuk oleh ALLAAH,* *maka ikutilah petunjuk mereka. Qs 6;90**Salaf juga sudah mendapat jaminan surga dari ALLAAHﷻ**والسبقون الاولون من المهجرين والانصاروالذين اتبعوهم باحسان رضي الله عنهم ورضواعنه واعدلهم جنت تجري تحتهاالانهرخلدين فيهاابدا ذلك الفوزالعظيم**Dan orang orang yg terdahulu lagi yg pertama tama ( masuk Islam) diantara orang orang Muhajirin dan Anshar dan orang orang yg mengikuti mereka dengan baik , ALLAAHﷻ ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada ALLAAHﷻ . ALLAAHﷻ menyediakan bagi mereka surga yg mengalir dibawahnya sungai sungai, mereka kekal didalam nya selama lamanya, itu lah kemenangan yg besar. Qs 9;100**Salafy , belum tentu benar , jika ! Sebatas pengakuan dan tidak i' tiba terhadap Rasul**## katakanlah ( Muhammad ) " apakah kita akan memohon kepada sesuatu selain ALLAAHﷻ, yg tdk dapat memberi manfaat dan tdk pula mendatangkan mudarat kepada kita, dan apakah kita akan dikembalikan ke belakang , setelah Allaah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yg telah disesatkan oleh syetan di bumi, dlm keadaan kebingungan " kawan kawannya mengajaknya ke jln yg lurus, dengan mengatakan" ikutilah kami" katakanlah " sesungguhnya petunjuk ALLAAHﷻ itulah petunjuk yg sebenarnya , dan kita diperintahkan agar berserah diri kepada Rabb seluruh alam ##* *Qs 6;71**Wajib hukumnya bagi setiap muslim untuk mengikuti para salaf ,* bukan sempalan Salafy Murjiah musuh umat Islam *karena dlm beribadah itu harus ikhlas dan i' tiba**ikhlas karena ALLAAHﷻ**i' tiba kepada Rasul dan generasi salaf**اتبع مااوحي اليك من ربك لا اله الاهو واعرض عن المشركين**Ikutilah apa yg telah diwahyukan Rabbmu* *kepadamuv( Muhammad )* *tidak ada ilah selain Dia ,dan berpalinglah dari orang orang musyrik**Qs 6;106* *وان هذاصراطي مستقيمافاتبعوه ولاتتبعواالسبل فتفرق بكم عن سبيله ذلكم وصكم به لعلكم تتقون**Dan sungguh, inilah jalanKu yg lurus , maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jln2 yg akan menceraiberaikan kamu dari jalanNya, demikianlah,* *"Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertaqwa.* *Qs 6; 153**Wallahu a' lam**Barakallahu fiik*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

*بسم الله الرحمن الرحيم* . *MENGENAL UNGKAPAN BAHASA ARAB DASAR* Ungkapan yang biasa digunakan dalam Bahasa ArabTerima kasih – syukran (شكرًا )Sama sama – afwan ( عفواً )Saya minta maaf – aseef (asif) ( آسف )Baiklah – hasanan ( حسناً )Mungkin – rubbama (ربما )/yumkinAwas! – intabih ( انتبِه )Berhati hatilah – ihzar ( احذر )Jangan lupa – la tansa’ ( لا تنسىٰ )Samiinatun – gemuk ( سمين )Tawiilun – panjang ( طويل )Qasirun – pendek ( قصير )Khofiidhun – rendah ( خفيض )Nahiifun – kurus ( نحيف)Yaum – hari ( يوم)Usbu’ – minggu ( أسبوع)Syahr – bulan ( شهر)Sanah – tahun ( سنة)Ucapan dalam bahasa arab .Selamat malam – laila sa’idah ( ليلة سعيدة)Sobahul khair – selamat pagi ( صباح الخير)Ucapan balas sobahul khair – sobahannur ( صباح النور)Semoga berjaya – bitaufiq wannajah ( بالتوفيق والنجاح)Salam ukhuwah – salam perkenalan ( سلام اخوة)Jazakallah hukhairan – semoga Allah membalas jasa kebaikanmu ( جزاك الله خيرا)Naharun sa’idah – selamat siangAzhoma allahu ajrak – semoga Allah memuliakan amalan kamu ( عظّم الله أجرك)Uhibbuki – saya sayang kamu (perempuan) ( أحبكِ)Uhibbuka- saya sayang kamu (lelaki) ( أحبكَ)Ganti nama/personal pronounsAku/saya – ana ( أنا)Kamu (lelaki) – anta ( أنتَ)Kamu (perempuan) – anti ( أنتِ)Dia (lelaki -seorang ) – huwa ( هُوَ)Dia (perempuan-seorang) – hiya ( هِيَ)Dia (lelaki/perempuan -2orang) -huma ( هماَ)Dia (lelaki -3 dan keatas) – hum ( هُمْ)Dia (perempuan-3 dan keatas) – hunna ( هنَّ)Kami – nahnu ( نحنُ )Kalian (ramai) – antum ( أنتم)Mereka – hum ( هُمْ)Cantik = jamiilah ( جميلة)Jelek = qabih ( قبيح )Bersih = nadziifun ( نظيف)Malas = kaslaan ( كسلان)Ata’allamu = saya belajar ( أتعلم)a’kulu = saya makan ( أاكل )Asyrobu = saya minum ( أشرب)Aqrou = saya membaca ( أقرا)Aktubu = saya menulis ( أكتب)Atakallamu = saya berbicara ( أتكلم)Amsiku = saya memegang ( أمسك)A’malu = saya mengerjakan ( أعمل)Albasu = saya memakai ( ألبس)Toriiqon = jalan ( طريق)Baytun = rumah ( بيت)Mirsamun = pensil ( مِرسم )Qolamun = pulpen ( قلم )Mimsahatun = penghapus ( ممسحة)Mishbaahun = lampu ( مصباح)Sabbuurotun = papan tulis ( سبورة)Kaifahaluka- apa khabar (lelaki) ( كيف حالكَ)Kaifahaluki- apa khabar (girl) ( كيف حالكِ)Askunufi- saya tinggal di ( أسكن في)Umri- umur saya ( عمري )Masmuki? Siapa namamu (untuk perempuan) ( ما اسمكِ)Masmuka? Siapa namamu (untuk laki2) ( ما اسمكَ)Ana tilmiidzatun = saya seorang murid (untuk perempuan) ( انا تلميذة)Ana tilmiidzun = saya seorang murid (untuk laki2) ( انا تلميذ)Ahlam Saiidah = semoga mimpi indah ( احلام سعيدة)Syafakallah-smoga Allah menyembuhkn kamu ( شفاك الله)Ukhwahfillah = Pshabatan Krna Allah ( اخوة في الله)Ukhtin = Kakak @ Saudara Perempuan ( اخت)Akhun = Abang @ Saudara Lelaki ( أخ)Zauj = Suami @ Pasangan (L) ( زوج)Zaujah = Isteri @ Pasangan (P) ( زوجة)Asiff Jiddan = Saya minta maaf sangat2 ( آسف جداً)Ukhwahfillah Abadan Abada = Psaudaraan krna Allah Selama2nya (اخوة في الله أبداً ابدا)Fa’idza Adzamta fatawakkal’alallah = Stelah kmu brazam maka bertawakallah pd Allah (فإذا عزمت فتوكل على الله)Inni Akhafullah = Sesungguhnya aku takut kepada Allah (إني أخاف الله)Maafi Qalbi Ghairullah = Tiada di hatiku selain Allah ( مافي قلبي غير الله)Lau Samatha = Maafkan saya ( لَو سمحتَ)Naltaqi Ghadan = Kita jumpa besok ( نلتقي غداً)Illalliqa’ = selamat berjumpa kembali (الى اللقاء)Syafakallah = moga Allah myembuhkan kamu (L)(شفاكَ الله)Syafakillah = moga Allah myembuhkan kamu (P) (شفاكِ الله)Tafaddhol = Silakan (تفضل)La Aadri/ la ‘a’rif = Saya Tak Tahu (لا أدري)Maa fii Musykilah = tiada masalah (مافي مشكلة)Jazakallahu khairan khatsiira = Smga Allah membalasmu dgn kbaikan (L) ( جزاكَ الله خيراً كثيراً)Jazakillahu khairan khatsiiran = Smga Allah mblasmu dgn kebaikan (P) ( جزاكِ الله خيراً كثيراً)Jazakumullahu khairan khatsiira = Smga Allah mblasmu dgn kebaikan (L&P) جزاكمُ الله خيراً كثيراً)Wa iyyaka (L) = Dan utkmu jua.Blasan utk ucapan 👆(وإياك)Wa iyyaki (P) = dan utkmu jua. Blasan utk ucapan👆(وإ) *والله أعلمُ بالـصـواب* *#Tauhid Manhaj & Aqidah*

بسم الله الرحمن الرحيم..... 🔥 Ketika Jarh Mufassar Diabaikan, dan Ta‘dil Mujmal DikedepankanFenomena Pembelaan Kesalahan dengan Mengabaikan Kaidah Ilmiah(Bagian Keenam: Membongkar Pola Berpikir di Balik Syubhat dan Tahrif)⚠️ Setelah kita membahas kaidah dan bantahan terhadap syubhat dan tahrif, maka pada bagian ini kita masuk ke pembahasan yang lebih dalam:👉 Bukan lagi sekadar apa yang mereka katakan,tetapi:👉 bagaimana cara mereka berpikir.Karena hakikatnya…💣 Penyimpangan tidak hanya terjadi pada kesimpulan,tetapi sudah terjadi pada cara berpikir sejak awal.🧠 Pola Berpikir yang RusakDi balik syubhat dan tahrif tersebut, terdapat beberapa pola yang berulang:1️⃣ Mendahulukan Kesimpulan, Lalu Mencari DalilSeharusnya:📖 Dalil dulu, kemudian dipahami, lalu disimpulkanNamun yang terjadi:❌ Kesimpulan sudah ditentukan❌ Lalu mencari nukilan untuk membenarkannya➡️ Jika cocok, diambil➡️ Jika tidak, ditinggalkan atau ditakwil👉 Inilah awal penyimpangan2️⃣ Mengambil Sebagian, Meninggalkan Sebagian➡️ Mereka mengambil ucapan ulama tentang pengecualian➡️ Namun meninggalkan penjelasan syarat-syaratnya➡️ Mengambil istilah➡️ Tapi meninggalkan maknanya👉 Akhirnya:❌ Kaidah dipahami setengah-setengah❌ Lalu digunakan secara salah3️⃣ Mengaburkan Batas antara Ilmu dan LoyalitasDalam manhaj Ahlus Sunnah:📖 Kebenaran diikuti walau pahit📖 Kesalahan ditolak walau dari orang yang dicintaiNamun yang terjadi:❌ Kebenaran diukur dengan siapa yang menyampaikan❌ Kesalahan ditolak atau diterima karena siapa pelakunya👉 Ini bukan lagi manhaj ilmiah,tetapi sudah menjadi fanatisme terselubung4️⃣ Menggunakan Istilah Ilmiah untuk Menutup Kebatilan➡️ Mereka berbicara dengan istilah:▪️jarh mufassar▪️ta’dil▪️khilaf ulamaNamun…❌ Istilah digunakan bukan untuk menjelaskan❌ Tapi untuk membingungkan👉 Sehingga orang awam mengira:"Ini masalah ilmiah…"Padahal:💣 Ini adalah pembelaan yang dibungkus istilah ilmiah5️⃣ Menggeser Pembahasan dari Dalil ke Emosi➡️ Ketika dibantah dengan dalil👉 mereka tidak menjawab dalilTetapi:❌ Mengangkat isu perasaan❌ Mengangkat isu ukhuwah❌ Mengangkat isu adab👉 Seolah-olah:📌 Menjelaskan kebenaran = tidak beradab📌 Membantah kesalahan = memecah belahPadahal:⛔ Ini adalah bentuk pengalihan dari substansi ke emosi💥 Hakikat yang Harus DisadariAyyuhal ikhwah…👉 Masalah ini bukan sekadar:▪️salah paham▪️atau kekeliruan ringanTetapi:💣 penyimpangan dalam cara memahami agamaKarena:📌 Jika cara berpikir rusak➡️ maka seluruh kesimpulan akan ikut rusak⚠️ Dampak yang Lebih DalamJika pola ini dibiarkan:▪️ Kebenaran akan terus dipertanyakan▪️ Kebatilan akan terus dibela▪️ Ummat akan kehilangan standar ilmiahBahkan lebih berbahaya:👉 Generasi setelahnya akan mewarisi cara berpikir yang rusak ini🔰 Manhaj yang Harus DikembalikanAhlus Sunnah berdiri di atas:✓ Mengikuti dalil, bukan tokoh✓ Memahami ucapan ulama secara utuh, bukan sepotong✓ Membedakan antara kaidah dan pengecualian✓ Menimbang dengan ilmu, bukan perasaan🔊 Penegasan👉 Tidak setiap yang berbicara dengan istilah ilmiah adalah ilmiah👉 Tidak setiap yang menukil ulama memahami ucapan ulama👉 Dan tidak setiap yang membela adalah berada di atas kebenaran‼️ Peringatan KerasJangan sampai kita tertipu dengan:🔸 bahasa yang lembut🔸 istilah yang tinggi🔸 atau klaim ilmiahNamun hakikatnya:👉 membela kebatilan dan melemahkan kebenaran🌿 PenutupKetahuilah…Ayyuhal ikhwah!👉 Menjaga agama tidak cukup dengan niat baik👉 tetapi harus dengan cara yang benarDan…👉 Penyimpangan terbesar bukan ketika seseorang salah,👉 tetapi ketika ia membela kesalahannya dengan membungkusnya sebagai kebenaran🤲 اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه، وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه✍️ Abu Fuad SaifulMakassar, 14 Syawwal 1447 H/2 April 2026 M__📲📡 Join • Save • Share ll🔰 https://almadinahpinotu.blogspot.comi▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️