Jangan sampei salah pilih Ustadz

بسم الله الرحمن الرحيم.....       Ternyata tidak semua ulama baik. Dalam dunia islam dikenal ada istilah ulama su’ yaitu ulama buruk/jahat...
===================================

Perlu kita ketahui bahwa ulama ada dua.

1. Ulama Robbani
2. Ulama su’ (buruk/jahat)

Apa itu Ulama Robbani dan ulama su’ (buruk/jahat)...??

1 ULAMA ROBBANI

Ulama Robbani yaitu, Ulama yang mengajak umat untuk memurnikan tauhid dan menjauhi ke syirikan, ulama yang menyeru untuk ittiba’ kepada sunnah Nabi dan memperingatkan umat dari bahayanya tahayul, bid’ah dan khurafat. Ulama yang memperingatkan umat untuk tidak taqlid kepada siapa pun dan kepada kelompok manapun. 

Ulama Robbani adalah seorang Ulama yang membimbing umat untuk menapaki jejak para Sahabat, Tabi’in dan Tabi’ut tabi’in. Karena mereka itulah generasi terbaik umat (Shalafus Shalih). 

Ulama Robbani adalah seorang Ulama yang menjadikan umat menjadi takut kepada Allah Ta’ala, sebagaimana dikatakan Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin :

“Ulama adalah orang yang ilmunya menyampaikan mereka kepada sifat takut kepada Allah”. 
(Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin).

Itulah ciri-ciri dari Ulama Robbani, dan Ulama Robbani itu lah yang Rasulullah sebut sebagai Ulama pewaris para Nabi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

الْعُلُمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ

“Ulama adalah pewaris para nabi”. (H.R At-Tirmidzi).

2 ULAMA SU’

Tentang ulama su’ (buruk/jahat), Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah memperingatkan kepada umatnya, sebagaimana dalam sebuah hadits berikut ini :

دُعَاةٌ عَلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوْهُ فِيْهَا

”Akan muncul para da’i yang menyeru ke neraka jahannam. Barangsiapa yang menerima seruan mereka, maka merekapun akan menjerumuskan ke dalam neraka”.

Itulah ulama su’ yang di sebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yaitu para da’i yang menjerumuskan umat ke dalam jahannam.

Apa itu ulama su’ (buruk/jahat)...?

Ulama su’ adalah para ulama yang menjadikan umat menyimpang dan bergelimang kesesatan, menyeret umat kepada kesyirikan, bid’ah dan kebatilan lainnya. Menjadikan umat semakin jauh dari Allah Ta’ala...

Ulama su’ lainnya menyeret umat kedalam dunia khurafat, umatnya disesatkan dengan ajaran mistik dan kebatinan, ilmu kebal, bisa menghilang, penglaris, pengasihan dan ajaran setan lainnya yang jadi buruan orang-orang awam...

Disamping ulama su’ yang memiliki sifat diatas, juga ada ulama su’ yang menjadikan agama sebagai barang dagangan. Agama dijadikan sarana untuk mencari keuntungan dunia, popularitas, kekaya’an dan kedudukan...

Ulama su’ model ini sebagaimana layaknya Ulama nampak alim, santun tutur katanya lembut memikat, fasih dan pandai berdalil yang mampu menyihir orang awam...

Dengan kemahirannya berbicara masalah agama, membuat orang awam kagum terpesona, pujian dari manusia mengalir, menjadikan jadwal undangan ceramahnya padat, dan pundi-pundinya pun semakin melimpah...

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Akan muncul di akhir zaman orang-orang yang mencari dunia dengan agama. Di hadapan manusia mereka memakai baju dari bulu domba untuk memberi kesan kerendahan hati mereka, lisan mereka lebih manis dari gula namun hati mereka adalah hati serigala (sangat menyukai harta dan kedudukan)”. 
(HR. Tirmidzi).

Itulah ulama su’ yang hadir di tengah-tengah umat. 

Keberada’annya bukan menerangi umat, mengeluarkan umat dari kejahilan, tapi menjadikan umat semakin jahil... 

Ulama su’ menjadikan kebenaran tersamarkan, menjadikan umat memusuhi kebenaran dan sebaliknya menggandrungi kebatilan...

Ulama su’ menjadikan umat untuk selalu manut dan membenarkan kepada apa yang di katakan dan di lakukannya... 

Ulama su’ menjadikan umat menyimpang dan tersesat...

Ulama su’ bukanlah ulama pewaris Nabi, tapi sebaliknya menodai risalah Nabi...

Ulama su’ hakekatnya adalah musuh umat Islam...

Semoga Allah Ta’ala menjaga kita dari tipu daya mereka, Aamiin...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

بسم الله الرحمن الرحيم..... ISTIDRAJ adalah suatu jebakan berupa kenikmatan kelapangan rezeki padahal penerimanya dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Allah padahal sudah sering diingatkan.Jadi, ketika Allah membiarkan kita :1. Sengaja meninggalkan shalat.2. Sengaja meninggalkan puasa.3. Tidak ada perasaan berdosa ketika bermaksiat dan membuka aurat.4. Berat untuk bershadaqah.5. Merasa bangga dengan apa yang dimiliki.6. Mengabaikan semua atau mungkin sebagian perintah Allah.7. Menganggap enteng perintah- perintah Allah.8. Merasa umurnya panjang dan menunda-nunda taubat.9. Tidak mau menuntut ilmu syar’I.10. Lupa akan kematian.Tetapi Allah tetap memberikan kita :1. Harta yang berlimpah.2. Kesenangan terus menerus.3. Dikagumi dan dipuja puji banyak orang.4. Tidak pernah diberikan sakit.5. Tidak pernah diberikan musibah.6. Hidupnya aman-aman saja.Hati-hati karena semuanya itu adalah ISTIDRAJ.Ini merupakan bentuk kesengajaan dan pembiaran yang dilakukan Allah pada hambaNya yang sengaja berpaling dari perintah-perintah Allah, Allah menunda segala bentuk azabNya.Allah membiarkan hamba tersebut semakin lalai dan semakin diperbudak dunia, Allah membuatnya lupa pada kematian.Jangan dulu merasa aman, nyaman, tentram dengan hidup kita saat ini, seolah hidup kita penuh berkah dari Allah, lihat diri kita.Bila semua kesenangan yang Allah titipkan tapi justru membuat kita semakin jauh dari Allah dan melupakan segala perintah-perintahNya bersiaplah utk menantikan konsekuensinya, karena janji Allah itu Maha Benar.فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍۗ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَMaka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (QS. Al-An'am: 44)Semoga bermanfaat( Hafiz abu AdamGhazy)